Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2020

Ujian Orang Tua Terhadap Anaknya

Gambar
  Pada suatu ketika, duduklah seorang laki-laki tua dan seorang laki-laki muda dan ganteng. Dari tampangnya sepertinya keduanya adalah orang-orang yang berduit, borju. Keduanya adalah ayah dan anak yang sedang bersenda gurau dan bercengkerama di taman samping rumahnya. Keduanya terlihat bahagia. Ketika Sang Ayah melihat seekor burung yang datang dan hinggap di pohon, Sang Ayah itu bertanya kepada anaknya ; “Nak, itu apa?”. Anaknya menjawab ; “Burung Gagak, ayah”. Mendengar jawaban anaknya, sang ayah itu tersenyum. Selang beberapa menit, sang ayah itu bertanya lagi ; “Nak, itu apa?”. Anaknya menjawab ; “Burung Gagak, ayah”. Sekali lagi sang ayah tersenyum mendengar jawaban anaknya. Kelihatan orang tua itu bahagia sekali. Tenyata sang ayah tidak berhenti menanyakan itu kepada anaknya ; “Nak, itu apa?”. Anaknya menjawab ; “Burung Gagak”. Ayahnya tersenyum sambil bertanya dengan pertanyaan yang sama. Anaknya kembali menjawab ; “Burung Gagak, Burung Gagak, ayah”. Sang Ayah kem...

Su’udzon Santri terhadap Kiyai

Gambar
Pada suatu malam seorang Kiyai melihat ada seekor ular menyusup masuk ke dalam mulut salah seorang santrinya yang sedang tidur, (sebut saja namanya itu Kang Yahya ). Sang Kiyai itupun segera membangunkan santri tersebut dan memberinya makan sejumlah apel busuk dan menyuruhnya minum sebanyak-banyaknya. Si-Santri ( Kang Yahya ) yang tidak tahu atau belum menyadari bahaya yang mengancam dirinya itu, mulai timbul perasaan su’udz dzon terhadap Kiyainya dan merasa di dzolimi dengan memaksanya memakan sejumlah apel busuk dan meminum air sebanyak-banyaknya. “Kiyai…, apa salahku kepada kiyai sehingga kiyai menyiksaku begini kejam”. Kata Kang Yahya sambil makan apel busuk dan menangis sesunggukan. Sang Kiyai yang sedang gopoh (( bhs jawa ) - berusaha secepat mungkin) menyelamatkan nyawa Kang Yahya itu, tidak memperhatikan atau tidak mendengar omongan Kang Yahya, atau bahkan memang sengaja membiarkan Kang Yahya itu dengan anggapannya. Sementara sang Kiyai masih terus memaksa Ka...

Asal Muasal Adanya Hari Ibu di Indonesia

Gambar
Yang jelas istilah atau tradisi Hari Ibu ini tidak bersumber dari orang barat atau orang kafir, tapi melalui Dekrit Presiden RI No.316 Tahun 1953. Meskipun sebenarnya hari itu dideklarasikan pertama kali dalam Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928, di Yogyakarta, tepatnya di pendopo Dalem Jayadipuran milik Raden Tumenggung Joyodipoero. Kongres ini dihadiri oleh wakil-wakil dari perkumpulannya Boedi Oetomo, PNI, Pemuda Indonesia, PSI, Walfadjri, Jong Java, Jong Madoera, Muhammadiyah, dan Jong Islamieten Bond. Tokoh-tokoh populer yang datang antara lain Mr. Singgih dan Dr. Soepomo dari Boedi Oetomo, Mr. Soejoedi (PNI), Soekiman Wirjosandjojo (Sarekat Islam), A.D. Haani (Walfadjri).  Sekitar 600 perempuan dari berbagai latar pendidikan dan usia hadir dalam kongres Perempuan Indonesia Pertama ini. Organisasi-organisasi yang terlibat dalam penyelenggaraan itu antara lain: Wanita Utomo, Putri Indonesia, Wanita Katolik, Aisyah, Wanita Mulyo, perempuan-peremp...

Wirid Setelah Sholat dan Doanya

Gambar
أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ الَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ.(3 مرة) أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ لى ولوالدي ولجميع المسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الاحياء منهم والاموات (3 مرة) لاَ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكَ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. (3 مرة) اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا اْلجَدِّ مِنْكَ اْلجَدُّ اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمُ وَأَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ. أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ الْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ اهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْه...

Anjuran Mengubur Ari-ari Bayi

Gambar
Di antara tradisi yang masih hidup di tengah masyarakat sehubungan dengan kelahiran seorang anak adalah menanam ari-ari (masyimah) bayi di depan atau di dalam rumah. Penanaman ini dilakukan dengan berbagai cara. Diantara cara yang masyhur adalah menanam dan sekaligus memberikan penerangan. Bahkan di daerah tertentu penanaman ari-ari ini disertai pula dengan menaburkan bunga di atasnya. atau malah dengan menyertakan berbagai makanan atau sesajen di dalamnya. Pada hakikatnya penanaman ari-ari ini dibenarkan dalam Islam bahkan disunnahkan. Akan tetapi menyertakan berbagai benda yang bernilai dianggap tidak baik. Karena termasuk dalam kategori tabdzir (menghamburkan). Mengenai hukum sunnah mengubur ari-ari terdapat keterangan dalam kitab Nihayatul Muhtaj وَيُسَنُّ دَفْنُ مَا انْفَصَلَ مِنْ حَيٍّ لَمْ يَمُتْ حَالاًّ أَوْ مِمَّنْ شَكَّ فِي مَوْتِهِ كَيَدِ سَارِقٍ وَظُفْرٍ وَشَعْرٍ وَعَلَقَةٍ، وَدَمِ نَحْوِ فَصْدٍ إكْرَامًا لِصَاحِبِهَا.  “Dan disunnahkan mengubur anggota badan yang ter...

Oral Seks dalam pandangan Fikih

Gambar
Oral seks adalah aktivitas seksual yang menjadikan alat kelamin sebagai obyek. Baik itu dengan cara mencium, mengecup, menjilat, mengulum, atau mempermainkannya. Baik dilakukan sebagai aktivitas pemanasan (foreplay) sebelum bersetubuh maupun sebagai sarana seks tersendiri untuk mencapai orgasme. Oral seks ada dua macam, yakni, aktivitas menjilat kelamin wanita oleh lelaki (Cunnilingus) dan aktivitas menghisap kelamin lelaki oleh wanita (Fellatio). Mengenai Cunnilingus (oral seks pada kelamin wanita) disebutkan secara sharih keterangan kebolehannya oleh sejumlah ulama : - Zainuddin al-Malaibari : (تتمة) يجوز للزوج كل تمتع منها بما سوى حلقة دبرها ولو بمص بظرها. "Boleh bagi suami menikmati semua jenis aktivitas seks dari istrinya selain pada lingkaran duburnya, meskipun dilakukan dengan menghisap klitorisnya" (Fathul Mu'in, 3/340). - Al-Bahuthi : قال القاضي يجوز تقبيل فرج المرأة قبل الجماع . "Qadhi Ibnu Muflih berkata: Boleh mencium kelamin isterinya sebelum bersetubuh...

Melontar Jumrah Sebelum Fajar di Tiga Hari Tasyriq

Gambar
Pada saat puncak pelaksanaan haji, tanggal 9 – 13 Dzulhijjah, jama'ah haji dari seluruh penjuru dunia berkumpul pada satu waktu dan satu tempat yang sama (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Jumlahnya berkisar 3 – 4 juta orang. Hal ini dapat membawa konsekuensi tersendiri, yakni berupa kesehatan dan keselamatan diri para jama’ah. Terkait padatnya jamaah haji tersebut, pada saat melontar Jumrah pada 3 (tiga) hari tasyriq terdapat beberapa kelompok jamaah haji dari Indonesia yang melaksanakan lontar jumrah tersebut lebih awal, yaitu sebelum terbit fajar. Pertanyaanya ; Bagaimanakah hukum melontar jumrah Tsalatsah (jumroh tiga hari tasyriq) sebelum terbit fajar?  Bolehkah melontar jumroh tanggal 11 di lontar pada tanggal 12 bagi jama’ah haji yang nafar awal. Dan melontar jumroh tanggal 11 dan 12 di lontar pada tanggal 13 bagi yang nafar tsani? Jika diperbolehkan bagaimana cara melontarnya? Jawaban 1; Menurut jumhur ulama hukum melontar jumrah baik Aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah (hari ...

Belajar Menjadi Khoirun Nas

Gambar
Kiranya semua sepakat kalau dunia yang kita tempati ini sangatlah luas dan komplek. Tetapi berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, dunia yang luas dan komplek ini seperti menyempit dan menjadi sederhana. Tidak hanya itu, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mampu membuat melek setiap orang bahwa mereka adalah warga dunia, bukan hanya warga Desa, warga Kecamatan, warga Kabupaten, warga Propinsi dan warga suatu Negara semata, tetapi lebih jauh mereka adalah warga dunia ini. Kesadaran ini perlu dipupuk dan di kembangkan dalam diri kita, agar kita terpacu untuk memahami dunia kita ini, sebab tanpa memahami dunia kita ini, mungkin kita akan terseret dan tersesat oleh arus globalisasi yang begitu deras.  Kesadaran ini juga berpengaruh terhadap cara pandang kita, cara pandang yang asalnya mungkin sempit, berubah menjadi cara pandang yang luas dan bijak, bahkan mungkin akhirnya mampu mengolah dan memanfaatkan dunia kita ini bagi kesejahteraan manusia. Sehingga dala...

Back to kampung. Santri dan Guru Mulia, Siapa Sejatinya?

Gambar
Secara gampang santri itu orang yang ngaji kepada seorang kiyai atau ustadz yang mempunyai sanad keilmuan sampai Rasulullah SAW. Kata “ngaji” (bhs. Jawa) yang dimaksud adalah belajar ilmu agama. Artinya istilah ngaji oleh orang jawa hanya digunakan dalam hal-ihwal mempelajari ilmu agama, bukan ngaji Cyber, ngaji IT, ngaji Desine Grafis, ngaji Budaya, ngaji Wira Usaha dan lain-lain. Akan tetapi jika yang dimaksud adalah arti harfiyahnya, yaitu “ belajar ”, ya, monggo-monggo saja. Karena secara harfiyah ngaji adalah belajar. Definisi santri di atas tidak membatasi, apakah dia pernah mondok atau tidak, seberapa lama dia mengaji, atau seberapa intens dia mengaji di depan kiyai atau ustadz. Sebagaimana keumuman pemahaman dari kata KH. Musthofa Bisri, tentang istilah santri. Menurut beliau, “Santri bukan yang mondok saja, tapi siapapun yang berakhlaq seperti santri, dialah santri”. Jadi, inti pokoknya adalah “Berakhlaq seperti santri”. Santri seharusnya taat kepada tuhannya, santri...

Amalan Hari Asyuro dan Doanya

Gambar
Pada hari ini yaitu hari Asyuro banyak kesunahan yang bisa dilakukan yang kesemuannya bisa mendatangkan manfaat yang besar, seperti bersahadaqoh, memperbanyak sholat, berpuasa, menyayangi anak yatim lebih dari hari-hari biasanya dengan mengusap kepalanya, bercelak, dan banyak lagi kesunahan lainnya yang cukup mudah dilakukan namun mendatangkan manfaat yang sangat besar, salah satunya adalah membaca Hasbunalloh sebanyak 70 kali, lalu dilanjutkan dengan membaca do'a Asyura sebanyak 7 kali.   حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ، دى باچا 70 كالى  "Cukuplah Allah menjadi sandaran kami, dan Dia sebaik-baik Pelindung, sebaik-baik kekasih, dan sebaik-baik Penolong”. Inilah do’a Asyuroh itu ; سُبْحَانَ اللَّهِ مِلْءَ الْمِيْزَانِ وَمُنْتَهَي الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ، لاَمَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَأَ مِنَ اللَّهِ اِلاَّ اِلَيْهِ، سُبْحَانَ اللَّهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ وَعَدَدَ كَلِمَات اللَّه التَّامَّاتِ كُلِّهَا، نَس...

Cerita Karomah Mbah Hasyim Asy’ari

Gambar
Saat ngaji, KH. Tahmid Syihabuddïn Jagalempeni pernah bercerita tentang pengalamannya saat mondok di Jombang, Tebu Ireng, di tempat Mbah Hasyim Asy’ari. “Tahmid, tadi ada kang santri yang bilang kalau di ndalem Mbah Hasyim ada tamu. Cepat kamu ke ndalem.” Bahruddin memberi kabar pada keponakannya, Tahmïd kecil. “Nggih paman..” Tahmïd bergegas. ” Eh…eh..eh..eh… mbok ya sholat dulu. Nanti kamu ketahuan lho kalau kamu belum sholat.” ” Nanti saja paman. Hari panas sekali. Barusan pelajarannya di madrasah ilmu falak. Kepala ku pusing. Nanti sekalian mandi supaya segar baru sholat.” “Yo wis, terserah kamu saja.” Tahmid segera menuju rumah sederhana gurunya yang terletak di sebelah utara masjid agak ke timur sedikit itu. Ia masuk sambil membungkuk. Tak disangka tak diduga, gurunya bertanya tanpa menghakimi, ” Tahmïd sampun shalat?” Entah karena gugup, takut, atau apa tanpa ada niat sebelumnya untuk berbohong. Dari mulut santri lugu itu meluncur jawaban, ...

Cahaya Hati Penerang Qalbu

Gambar
كما قال النبي صلى الله عليه وسلم : إن النور إذا دخل القلب إنشرح له الصدر وانفتح, قيل : يا رسول الله هل لذلك من علامة يعرف بها؟ قال : نعم التجافى عن دار الغرور والإنابة إلى دار الخلود والإستعداد للموت قبل نزوله.   Seperti yang telah di sabdakan oleh Nabi Saw , “Sesungguhnya cahaya, jika masuk kedalam hati, maka dada menjadi lapang dan terbuka, kemudian ditanyakan kepada beliau, Ya Rasulullah…Apakah ada tanda-tandanya? Jawab Rasulullah Saw, Iya ada, yaitu, merenggang (menjauh) dari dunia dan memilih akhirat, serta ingin selalu berbekal untuk mati sebelum datangnya kematian” . Seseorang yang hatinya dimasuki cahaya (nur) oleh Allah Swt, akan mampu mengendalikan syahwat nafsunya dan mengarahkannya kepada prilaku yang baik dan terpuji, juga menuntunnya untuk tidak menerjang laranga-larangan Allah Swt, tidak bermalas-malasan dalam menjalankan perintah-perintah-Nya, mampu mengatur waktu dan mengoptimalkannya dalam berbuat hal-hal yang bermanfaat, baik untuk dirinya sendiri ata...

Selametan Menempati Rumah Baru dan Do’anya

Gambar
Rumah adalah tempat berteduh, tempat beristirahat, bercanda dan bercengkerama dengan keluarga sekaligus tempat untuk melepaskan kepenatan. Setiap orang mendambakan rumah yang nyaman untuk dihuni bersama keluarga. Namun tidak semua orang mampu mewujudkan keinginan itu, karena semua itu tergantung ketentuan yang kuasa dan seberapa keras usaha kita dalam mewujudkan keinginan itu. Sebuah tradisi " selametan pindah rumah/ selametan menempati rumah baru ", ini timbul karena harapan-harapan mulia tersebut, bertujuan mensyukuri ni'mat yang diberikan oleh Allah SWT, sekaligus berdo'a, meminta kepada-Nya agar semua yang diinginkan bisa terwujud " baitiy jannatiy ". Allah SWT berfirman, “ sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih .” (QS.Ibrahim:7). Kemudian dalam selametan/syukuran itu diundang tetangga terdekat sebagai sarana silahturrahmi, sekali...

Do’a Saat dipuji Seseorang

Gambar
Kita perlu hati-hati ketika dipuji orang karena pujian ini bisa membuat diri kita lupa daratan, ujub dan sombong. Karena kita lebih tahu kekurangan diri kita dibanding orang lain. Allah-pun lebih tahu siapa kita, kedok kita dan isi hati kita . Jadi jangan terlalu bangga dan merasa gimana gitu dengan pujian orang, apalagi diucapkan di hadapan kita. Dalam Fathul Bari karangan Ibnu Hajar 10/478 disebutkan, Ibnu Uyainah berkata, “Barang siapa mengenal dirinya sendiri (tahu diri), maka segala pujian tidak akan membahayakannya. Sebagaian Ulama Salaf juga ada yang berkata, Jika dipuji seseorang hendaknya berdo’a sebagai berikut ; اللّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا لاَ يَعْلَمُوْنَ وَلاَ تُؤَاخِذْنِي بِمَا يَقُوْلُوْنَ وَاجْعَلْنِي خَيْرًا مِمَّا يَظُنُّوْنَ). أخرجه البيهقي في الشعب. “ Ya ALlah ampuni lah aku atas apa-apa yang tidak mereka ketahui. Dan janganlah Engkau menyiksaku karena pujian yang mereka ucapkan. Dan jadikan lah aku lebih baik dari prasangka baik mereka padaku ” . [A...

Kisah Heroik Santri Mbah Hasyim

Gambar
Jepang menjajah indonesia tidak lama, tapi kekejamanya melebihi belanda. salah satunya adalah memaksa orang indonesia untuk mengikuti tradisi cikere, setiap pagi menghadap ke timur untuk menyembah matarhari sebagai dewanya orang jepang. Dan siapa saja yang menentang akan di bunuhnya. Salah satu ulama yang terang-terangan menentang tradisi tersebut adlah KH. Hasyim Asy'ari. Akibatnya, beliau di tangkap dengan tuduhan menentang perintah dan di penjarakan selama tiga bulan lebih dengan mengalami berbagai macam siksaan. Pada saat penangkapan berlangsung, ada seorang santri bliau yang sangat ta'dzim, Santri tersebut sehari harinya hanya membantu KH. Hasyim Asy'ari. ketika santri ini mendengar KYAI nya di tangkap, dengan sepontan santri ini mengejar mobil yg membawa kyai, tanpa menghiraukan keadaan sekitar, berlari dan terus berlari, walau tanpa alas kaki . Rasa cintanya kepada sang kyai telah menghilangkan rasa sakit, capek dan lapar, seharian penuh santri ini ber...

Doa Rasulullah SAW ketika Marah

Gambar
Manusia kadang mengalami kemarahan selain  sedih, bahagia, dan gembira. Kalau sudah hati sudah murka, banyak hal negatif biasanya menyusul. Hati yang murka membuat kalap, akal sehat tidak bekerja sehingga sikap yang diambil sering tidak terkendali. Rasulullah SAW sejak awal menyadari bahayanya kondisi seseorang di bawah pengaruh kemarahan. Karenanya Rasulullah SAW mengajarkan bagaimana cara mengatasi amarah yang sedang bergejolak di dalam batin seseorang. Rasulullah SAW mengajarkan antara lain doa sebagai berikut. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ ذَنْبِيْ ، وَأَذْهِبْ غَيْظَ قَلْبِيْ ، وَأَجِرْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ Artinya, “Tuhanku, ampunilah dosaku, redamlah murka hatiku, dan lindungilah diriku dari pengaruh setan.” Orang yang sedang dilanda amarah sekurang-kurangnya membaca ta’awudz. Tetapi alangkah baiknya yang bersangkutan berwudhu lalu melakukan shalat dua raka’at. Setelah itu ia berdoa kepada Allah dan memohon petunjuk kepada-Nya. Riwayat doa ini disebutkan...

Kisah Kebesaran Hati Sayyid Muhammad Mekah

Gambar
Majalah Al -J ami’ah Al -M adinah Al -M unawwaroh, pernah memuat sebuah artikel dari seorang pakar, yaitu Dr. Abdul Qodir Assindi (Madinah) yang berisi kecaman, hinaan, dan penghakiman terhadap pemikiran dan pribadi Sayyid Muhammad Alawi Almaliki, sebagai propaganda yang mengarah pada perbuatan bid’ah. Tentu saja artikel itu mendapat banyak perhatian publik sekaligus mengundang keresahan umat. Sehingga beberapa ulama’ dan tokoh-tokoh pembesar menelpon seraya menghibur Sayyid Muhammad “jangan risau dan tidak usah menghiraukan tulisan Assindi”, tidak ketinggalan beberapa santri beliau juga merasa geram dengan ulah Assindi. Namun Syaikh Muhammad hanya menanggapi dengan senyum. Selang satu bulan berikutnya, Sayyid Muhammad mengajak beberapa santri pergi ke Madinah, sebelum berangkat beliau mmerintahkan agar memasukkan lembaran-lembaran uang kertas kedalam tas. Sesampainya di jalanan kota Madinah, beliau berhenti disebuah rumah. Para santri tidak ada yang tahu rumah siapa itu. Setelah...

Mbah Hasyim Asy’ari dan Mbah Ahmad Dahlan

Gambar
Mbah Hasyim Asy’ari dan Mbah Ahmad Dahlan Oleh: KH. Yahya Cholil Staquf Hadhratus Syaikh Muhammad Hasyim bin Asy’ari Basyaiban adalah kyai semesta. Guru dari segala kyai di tanah Jawa. Beliau kyai paripurna. Apapun yang beliau dawuhkan menjadi tongkat penuntun seumur hidup bagi santri-santrinya, bahkan sesudah wafatnya. Nahdlatul Ulama adalah warisan beliau yang terus dilestarikan hingga para cucu-santri dan para buyut-santri, hingga sekarang. Segerombol jama’ah dalam merek jam’iyyah yang kurang rapi, sebuah ikatan yang ideologinya susah diidentifikasi, identitas yang nyaris tanpa definisi, tapi toh begitu terasa balutannya, bagi mereka yang -entah kenapa- mencintainya. Barangkali karena memang Nahdlatul Ulama itu ikatan yang azali, cap yang dilekatkan pada ruh sejak dari sononya, sebagaimana Hadhratus Syaikh sendiri mencandranya: بيني وبينكم في المحــــــــبة نسبة       مستورة في سر هذا العـــــــــــالم نحن الذون تحاببت أرواحــــنا    ...