Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2024

Ngerasani di Larang Agama

Gambar
Ghibah (menggunjing/ngerasani) adalah membicarakan orang lain mengenahi hal yang tidak disenanginya jika ia mengetahuinya, baik yang disebut-sebut itu kekurangan yang ada pada badan, nasab, tabiat, ucapan maupun agama hingga pada pakaian, rumah atau harta miliknya yang lain. Ghibah adalah penyakit hati yang memakan kebaikan, mendatangkan keburukan serta membuang-buang waktu sia-sia. Penyakit ini meluas di masyarakat k arena kurangnya pemahaman agama, kehidupan yang semakin mudah dan banyaknya waktu luang. Kemajuan teknologi, telepon, atau medsos misalnya juga turut menyebarkan penyakit masyarakat ini. Orang yang suka membicarakan kelemahan, kekurangan atau aib orang lain di depanmu, tentu ia juga bisa membicarakan kelemahan, kekurangan atau aibmu di depan orang lain, meskipun orang itu sangat akrab dan loyal sekali dengamu. Untuk itu berhati-hatilah dengan tipe orang seperti ini ( Tukang Ngerasani ). Penyakit ini akan sembuh jika seseorang mampu melihat, memahami, m...

Menebar Cinta Menghapus Benci

Gambar
Apabila setiap orang mau melihat, menilai, bekerja, beramal dengan perasaan CINTA, sesungguhnya kepuasan dan ketenangan batin pasti akan terwujud, tidak ada fitnah, benci, hoax, marah berlebihan, pembunuhan, sikut sana-sini dan lain-lain. Betapa indahnya jika Ibadah kita dasari dengan Perasaan CINTA terhadap Allah

Jangan Menyebarkan Apa yang Masih Kamu Kira

Gambar
“Merahasiakan apa yang kamu lihat, itu jauh lebih baik daripada menyebarkan apa yang masih kamu kira”. Imam Ghozali (Kalimat di cincin Luqmanul Hakim). Karena apa? Yang dilihat mungkin bisa jadi sebuah kebenaran, bisa juga belum tentu yang sebenarnya, apalagi yang masih kira-kira, kayaknya, dan mungkin saja. ketika kita melihat gunung dari jauh, kayaknya bagus, bersih, hijaunya merata, seperti pemandangan yang sempurna. Akan tetapi kenyataannya bisa jadi sebaliknya, ada banyak sampah, bekas-bekas bakar-bakaran, ranting dan daun berserakan de el el. Itu yang sudah nyata-nyata kita lihat, apalagi yang masih dalam perkiraan. Untuk itu segalanya butuh konfirmasi, tabayun, atau cari tahu dulu yang sebenarnya sebelum membicarakan dan menyebarkannya. Akhirnya timbul SUUDZ DZON, CURIGA, HOAX, FITNAH, BENCI, ANTI PATI dan… da… dan lain-lain.