Jangan diperbudak Prasangka
Menyamakan sesuatu yang kelihatannya sama, baik kontek dan motifasinya, kadang ditemukan perbedaannya. Apalagi menyamakan sesuatu yang tidak sama, tentu peluang perbedaannya bisa sangat banyak. Ada hal-hal yang bisa memicu kemarahan atau senyuman seseorang yang tidak kita ketahui. Ada hal-hal yang bisa memicu seseorang berbuat jahat atau berbuat baik yang tidak kita ketahui. Kita hanya bisa menilai apa yang kita lihat dan kita dengar. itupun punya keterbatasan. Melihat dan mendengarkan kemudian memahami dan menilai, kadang setiap kepala bisa berbeda. Apalagi hanya melihat kemudian memahami dan menilai atau mendengar saja kemudian memahami dan menilai. Tentu peluang munculnya perbedaan akan semakin besar. Inilah sebabnya kita jangan sampai diperbudak oleh penilaian atau prasangka kita sendiri terhadap segala hal yang dikatakan, terjadi dan dialami oleh orang lain. Dalam sebuah hadits diriwayatkan saat perjalanan dalam perang Ahzab Rasulullah SAW bersabda: “Sungguh janganlah ada seseoran...