Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Cerita Inspiratif Hatim Al-Ashom

Gambar
Ada seorang sufi terkenal yang rela mengorbankan nama baiknya untuk menjaga perasaan orang lain. Dia rela dijuluki si-Tuli hanya agar seorang gadis didepannya tidak merasa malu. Dia adalah Hatim bin Ulwan, (Hatim bin Yusuf. qil).   Suatu hari ada seorang gadis yang datang kepada Hatim untuk menanyakan suatu masalah, tapi ketika ia bicara untuk menceritakan masalahnya itu ia malah terkentut dihadapan hatim. Sehingga muka gadis itu memerah karena sangat malu.   Melihat itu hatim berpura-pura tuli, ia berbicara menyuruh gadis itu mengeraskan bicaranya agar ia mendengar. Muka gadis itu kembali berseri karena mengira hatim tidak mendengar suara kentutnya. Dari kejadian itulah Hatim mendapatkan embel-embel nama Al-Ashom, menjadi Hatim Al-Ashom. (Hatim si-Tuli.   Cerita ini menginspirasi kita agar menjaga perasaan orang lain. Tidak mempermalukannya di depan kita, apalagi di depan umum. Ini adalah akhlaq mulia yang seharusnya dimiliki oleh setiap muslim. Innamaa Buitstu Li Utammi...

Tegarlah Negeriku

Gambar
    Mendung hitam di angkasamu Belum juga memudar,  Meski sepoi anginmu selalu menerpanya  Bahkan kini memekat dan semakin menggelayut  Mengancam nyawa pendudukmu    Syukurlah telah kau tanam pohon-pohon rindang  Meski tak semua bisa berlindung di bawahnya  Meski tak semua mau berlindung di bawahnya  Bahkan tak sedikit yang ingin membuatnya tumbang     Benalu…??? Ya, benalu di pohon-pohonmu  Harusnya dikikis habis berangsur, tak tersisa  Itu pengaruh buruk dan keculasannya  Hanya akan mengkerdilkan pohonmu, merugikan     Jadilah tangguh dan tegarlah negeriku…!  Teruslah menebar kenyamanan dan harapan…!  di tanah, di laut, di angkasa  bahkan di mimpi-mimpi kami yang kekanakan.

Su'udzon dan Efek Buruknya Bagi Kesehatan

Gambar
Husnud Dzon adalah perasaan, pikiran, sikap atau pandangan positif terhadap sesuatu yang ada di hadapannya, selalu berperasangka baik dan berpikiran positif terhadap sesuatu yang sedang menimpanya, baik itu masalah yang berat ataupun yang sangat membebani hidupnya.Husnudz-dzan adalah akhlak terpuji dan bisa mendatangkan manfaat bagi pemiliknya. Orang yang memiliki sikap husnudz-dzan, tentu tidak mudah menuduh orang lain, apalagi melempar kesalahan pada orang lain hanya untuk menutupi kelemahan dan kekurangan dirinya sendiri. Lawan kata dari husnudz-dzan adalah suudz-dzan yang berarti berprasangka buruk terhadap Allah swt., diri sendiri dan sesama manusia. Suudz-dzan tergolong akhlak mazhmumah atau akhlak yang rendah dan akan mendatangkan kerugian bagi pemiliknya. Berbaik sangka dan berburuk sangka merupakan bisikan jiwa, yang dapat diwujudkan melalui prilaku, seperti ucapan atau perbuatan. Karena ucapan atau perbuatan seseorang adalah cerminan dari apa yang ada dan berkecamuk di dal...