Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Muallaf dalam Bab Zakat

Gambar
Mu`allafatu Qulubuhum adalah salah satu dari delapan golongan yang berhak menerima zakat, dikalangan umat Islam mereka lebih dikenal sebagai orang-orang yang baru masuk ke Agama Islam yang belum kuat imannya. Padahal sejatinya tidak hanya itu. Dalam beberapa referensi kitab-kitab karya para ulama, setidaknya mereka bisa digolongkan menjadi dua macam: 1). Ada yang dari orang muslim dan 2) ada yang dari orang kafir.   Mu`allafatu Qulubuhum yang dari golongan muslim ini ada lima bagian yaitu : Orang yang baru masuk Islam dan imannya masih lemah, dia diberi zakat dengan tujuan agar imannya menjadi kuat. Orang yang masuk Islam dan keyakinannya sudah kuat, akan tetapi dia punya kedudukan mulia di hadapan kaumnya, sehingga dengan memberinya zakat akan menarik kaumnya untuk masuk Islam. Orang Islam yang hidup diperbatasan yang menjaga keselamatan kaum muslimin dari serangan orang kafir, dan atau ia mampu menundukkan orang-orang yang membangkang mengeluarkan zakat sehingga mereka mau me...

Pengertian Mushofahah atau Bersalaman

Gambar
Lafadz mushofahah menurut lughoh di ambil dari kata shofhah mengikuti wazan mufaa’alah, artinya mengulurkan telapak tangan ke telapak tangan orang lain. Sedangkan menurut istilah, sebagaimana dikatakan oleh Imam al-Hathob al-Maliki, adalah meletakkan telapak tangan pada telapak tangan orang lain selama seukuran mengucap salam dan menanyakan tujuan. Shofhah juga bisa diartikan ‘afwu (memaafkan). Jadi mushofahah bisa juga di artikan Saling memaafkan, karena dari jabat tangan atau bersalaman ini, ada kesan saling memaafkan. Artinya dengan bersalaman ini seseorang telah menampakkan (pertanda) adanya rasa saling memaafkan, menunjukkan rasa aman, kedamaian dan kasih sayang.   Sebaliknya, seorang yang enggan dan tidak membiasakan bersalaman kepada sudaranya, maka akan terkesan angkuh, egois, serta adanya kejanggalan lain, seperti rasa dendam, sedang dalam pertengkaran, tidak mau akur, bahkan bermusuhan. Mula-mula salaman atau jabat tangan ini sering dilakukan oleh penduduk Yaman yang kem...

Kiyai dan Politik Praktis

Gambar
Dulu saya hanya tersenyum kalau mendengar seseorang berseloroh “ politik itu kotor ”. Karena selorohan itu seperti menjastis bahwa setiap orang yang berpolitik telah biasa melakukan perilaku-perilaku kotor bin negative dengan sadar dzohiran wa bathinan, yang penting terpilih atau asal partainya mendapatkan suara banyak. Ada juga yang berseloroh “ akademisi tidak boleh salah dan tidak boleh berbohong, sedangkan politisi, ia tidak boleh salah namun boleh berbohong ”. Selorohan ini semakin memberi cat hitam pada panggung politik dan gerak-gerik politisi. Sehingga ada sebagian warga masyarakat yang menjadi alergi (baca: antipati) terhadap politik wa maa yata’allaqu biha. Imbasnya tidak sedikit warga masyarakat yang mencemooh seorang kiyai-ulama’ yang terjun di dunia politik, seloroh mereka “kiyai iku ngajar ngaji ora usah melu-melu urusan politik”, “ kiyai kok berpolitik, kiyai ora nggenah iku ” atau “ selamatkan kiyai kita dengan tidak mencoblosnya ”. Selorohan-selorohan seperti...

Hukum Makan Daging Hewan Jilalah

Gambar
  Jilalah atau Julalah adalah binatang yang kebanyakan makanannya adalah kotoran dan makanan najis dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW melarang memakan daging serta susu jilalah hingga ia diberi makanan (biasa atau makanan yang suci) selama 40 malam” (HR. At-Turmudzy. Abu Daud menambahkan “dan (dilarang juga) menungganginya”). Disebutkan dalam I’aanah at-Thoolibiin Syarah Fathun Mu’in juz 2 halaman 351 dan dalam Al-Majmu’ Syarah Muhazzhab Juz 9 halaman 28, maksud larangan Rasulullah dalam hadits tersebut adalah larangan MAKRUH. Ulama berbeda pendapat dalam keMAKRUHannya, apakah MAKRUH Tanzih atau MAKRUH Tahrim?, dalam Al-Majmu’ Syarah Muhazzhab disebutkan yang ashoch (lebih benar) adalah MAKRUH Tanzih bukan MAKRUH Tahrim. Sedangkan batasan keMAKRUHannya adalah jika terjadi perubahan pada bahu, rasa atau warna pada dagingnya, jika tidak terjadi perubahan sama sekali baik bahu, rasa atau warna pada dagingnya, maka mengkonsumsinya tidaklah makruh meskipun hanya diberi makanan yang...

Makna Moderatisme NU Dalam Politk

Gambar
  Kata moderat, dalam bahasa Arab biasanya disebut wasathiyyah, istilah ini menggunakan dasar rujukan dari Al-Quran surat Al-Baqarah ayat 143 “ Dan demikianlah kami jadikan kalian sebagai umat yang wasath . pendapat para ahli tafsir wasath ini berarti sesuatu yang ada di tengah atau sesuatu yang memiliki dua belah ujung yang ukurannya sebanding, tidak memihak. Kata wasath ini juga bisa berarti ter baik, berharga, terpilih, dan adil. Merekam penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa sifat wasath yang disematkan pada umat adalah sesuatu yang melekat sejak umat ini menerima dan mengimani petunjuk-petunjuk dari Nabi Muhammad SAW, tentunya selama mereka konsisten menjalankan ajaran-ajaran Allah SWT dan Rasul-Nya, maka saat itulah mereka menjadi umat terbaik, terpilih dan adil. Kemudian konsep ummatan wasathon ini jika ditarik ke dalam ranah politik adalah seiras dengan s embilan butir Pedoman Berpolitik Warga NU yang dicetuskan dalam Muktamar NU XVIII di Krapayak Yogyakarta tah...

Jihad Untuk Hidup Bukan Untuk Mati

Gambar
Jihad berasal dari kata jahada berarti berjuang atau berupaya. Sedangkan jihad menurut istilah bisa diartikan, pencurahan tenaga secara fisik untuk tujuan yang baik. Jadi berperang dengan mengangkat senjata adalah salah satu dari sekian banyak model jihad. Dalam sebuah hadits disebutkan, Setelah kembali dari perang Uhud Rasulullah saw mengingatkan “Kita baru kembali dari jihad ashghor (yang kecil) menuju jihad akbar (yang lebih besar) ”. Para sahabat kemudian bertanya, “apa yang dimaksud dengan jihad akbar ya Rasul? . Rasul menjawab, “jihad akbar adalah perang melawan hawa nafsu”. Dalam hadits yang lain disebutkan, Mujahid adalah orang yang memerangi nafsunya didalam keta’atan terhadap Allah, adapun muhajir adalah orang yang menjahui kesalahan-kesalahan dan dosa-dosa. (Musnad Ahmad) Dalam hadits tersebut dapat dipahami adanya fariasi ma’na jihad dan tidak melulu diartikan perang dengan mengangkat senjata. Berkaitan dengan jihad ini, KH. Hasyim Asy’ari, Rais Akbar PBNU, pa...