Kenapa Para Ulama dulu Menerima NKRI?
Ketika Nabi membangun tatanan politik di Yastrib (Madinah), beliau tidak mendirikan Negara Islam. Nabi justru mendasarkan pada kesepakatan bersama antar warganya. Kesepakatan bersama yang dikenal dengan “ Piagam Madinah ”. Tujuannya, agar kaum Muhajirin dari Mekkah, kaum Ansor, penganut Yahudi, Kristen, Majusi, dan agama pagan di Madinah bisa hidup berdampingan dan bersama-sama mempertahankan wilayahnya dari agresi musuh. Dalam Piagam Madinah terdapat pasal yang menegaskan bahwa kaum Muslim dan Yahudi merupakan satu umat. “Kaum Yahudi dari Bani ‘Auf adalah satu umat dengan kaum Muslim. Bagi kaum Yahudi agama mereka, dan bagi kaum muslimin agama mereka.” Juga ada pasal tentang perlindungan terhadap kebebasan menjalankan keyakinan agama masing-masing. Bahkan jika dicermati akan menunjukkan betapa loyalnya Rasulullah terhadap orang lain, tanpa melihat suku, ras, bahkan agama. Dalam piagam madinah diatas ada k ebebasan beragama , ada k ebebasan mendapatkan pekerjaan (ekonomi) , ...