Sultan Menjadi Kuli Bangunan
Konon salah seorang Sultan Mesir pernah mengadakan jamuan pertemuan dengan para cendekia dan orang orang terpelajar. Dalam jamuan pertemuan itu timbul percekcokan tentang masalah Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Ada yang mengatakan bahwa Nabi SAW diambil dari tempat tidurnya, lalu dibawa ke langit. Selama waktu itu ia menyaksikan sorga neraka, berbicara dengan Tuhan, Sembilan puluh ribu kali mengalami berbagai kejadian lalu beliau dikembalikan lagi ke kamarnya, sementara tempat tidurnya masih hangat. Kendi air yang terguling karena tersentuh Nabi waktu berangkat, airnya masih belum habis ketika Nabi kembali lagi ke tempat itu. Beberapa orang berpendapat bahwa hal itu benar, sebab ukuran waktu disini dan di sana berbeda. Namun Sultan menganggapnya tidak masuk akal. Para cendikia itu semuanya mengatakan bahwa segala hal bisa saja terjadi karena kehendak Tuhan. Namun perkataan para cendekia itu tidak memuaskan sultan, belum bisa dimengerti oleh sultan. ...