Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Sultan Menjadi Kuli Bangunan

Gambar
Konon salah seorang Sultan Mesir pernah mengadakan jamuan pertemuan dengan para cendekia dan orang orang  terpelajar. Dalam jamuan pertemuan itu timbul percekcokan tentang masalah Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Ada yang mengatakan bahwa Nabi SAW diambil dari tempat tidurnya, lalu dibawa ke langit. Selama waktu itu ia menyaksikan sorga neraka, berbicara dengan Tuhan, Sembilan puluh ribu kali mengalami berbagai kejadian lalu beliau dikembalikan lagi ke kamarnya, sementara tempat tidurnya masih hangat. Kendi air yang terguling karena tersentuh Nabi waktu berangkat, airnya masih belum habis ketika Nabi kembali lagi ke tempat itu. Beberapa orang berpendapat bahwa hal itu benar, sebab ukuran  waktu disini dan di sana berbeda. Namun Sultan menganggapnya  tidak masuk akal. Para cendikia itu semuanya mengatakan bahwa segala hal  bisa saja terjadi karena kehendak Tuhan. Namun perkataan para cendekia itu tidak memuaskan sultan, belum bisa dimengerti oleh sultan. ...

Benarkah Tabur Bunga di Kuburan itu Bidah?

Gambar
Sebentar lagi datang bulan puasa. Biasanya umat islam khususnya kaum nahdliyyin mempunyai kebiasan dalam menyambut bulan puasa, di antaranya yaitu nyekar atau tabur bunga dan menyiram air bunga ke pusara. Sepertinya tidak lengkap jika datang bulan Romadlon, mereka belum nyekar sebagai manifestasi dari birrul walidain. Hal ini adalah kebiasaan yang sudah merata di seluruh masyarakat, tidak hanya terjadi di Indonesia saja, dinegara-negara tetangga, seperti Malaysia, Brunei, bahkan hingga Mesir. Bid’ahkah,,, seperti anggapan orang-orang wahabi, yang sukanya membenarkan pendapat ulama-ulama yang mendukung propaganda mereka , dan memandang sebelah mata pendapat-pendapat ulama yang berseberangan dengan pendapat mereka?. Pertama sekali yang perlu dibahas adalah Hadits Nabi SAW berikut ini ; حَدثَناَ يَحْيَ : حَدَثَناَ أَبُوْ مُعَاوِيَةَ عَنِ الأعمش عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ طاووس عن ابن عباس رضي الله عنهما عَنِ النَّبِيّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ مَرَّ بِقَبْرَيْنِ...

Buah dari Sentuhan Kasih Sayang

Gambar
Dalam hadits Abdullah bin Amr, Rasulallah saw bersabda, Allah akan menyayangi orang-orang yang mempunyai sifat penyayang, sayangilah orang-orang yang ada dibumi, maka orang-orang yang ada dilangit akan menyangi kalian semua. Suatu hari Nabi SAW hendak pergi ke masjid dan melewati jalan yang merupakan akses satu-satunya untuk menuju masjid. Di situ Nabi selalu mendapat hinaan, cacian, bahkan dilempar kotoran.  Namun Nabi tidak pernah membalasnya walau hanya mengeluh. Justru Nabi SAW bertanya dan khawatir terhadap orang yang melempar kotoran saat suatu hari dia tidak lagi melakukan kebiasaan buruknya itu. Ternyata Nabi mendapat kabar bahwa dia sedang sakit.  Meski mendapat perlakuan negatif dan keji, Nabi tidak segan-segan menjenguknya. Akhirnya, orang tersebut merasa malu karena ternyata manusia yang selalu dikerjainya tersebut mempunyai sifat baik dan tidak dendam sedikitpun. Perbuatan mulia Nabi SAW inilah yang membuat Islam rahmatal lil alamin dan diterima dan...

Pasien Pobia Suntik

Gambar
Suatu saat ada seorang dokter yang hendak menyuntik pasien yang meronta-ronta karena takut disuntik, padahal pasien lainnya masih banyak yang antri, menunggu giliran mereka. Dokter tersebut lalu mengajak pasien itu ngobrol untuk mengalihkan perhatiannya dari suntik yang sebenarnya tidak sakit itu. Dokter; “Mas, namanya siapa?”. Pasien; “Rodli pak Dokter”. Dokter; “Mas, sudah punya anak?”. Pasien; “Sudah pak Dokter, dua”. Dokter; “Mas, agamanya apa?”. Pasien; “Islam, pak Dokter agamanya apa?”. Dokter; “Saya atheis mas, saya tidak percaya di dunia ini ada tuhan, sebab kalau tuhan itu ada, tentu tidak ada orang yang sengsara dan terlunta-lunta, coba”, lanjut Dokter, “kalau menurut mas, gimana itu?”. Saat si-Pasien lagi memutar otak mencari jawaban dari pertanyaan itu, si-Dokter langsung menghujamkan jarum suntiknya ke pantat si-Pasien. Si-Pasien masih saja berfikir tentang pertanyaan si-Dokter yang atheis itu, sampai si-Dokter menyuruh si-Pasien itu berdiri karena su...

Bedunduk Islam Bedunduk Atheis

Gambar
Keragaman Agama dan perbedaan pemahaman antar Agama bisa bikin hidup lebih hidup, ditambah asyik lagi. Jadi nggak pingin pindah negara!!!, kikikikik....... SEKALI Indonesia TETAP Indonesia. Santri: Maaf Ustadz mau tanya, Kemarin saya mendengar penceramah bilang, “ Yang tahu kita Islam atau tidak itu hanya Allah, begitupun yang tahu kafir atau tidak - itu juga hanya Allah, karena yang punya data valid tentang keseharian hidup kita- ya- hanya Allah, wong Allah itu YA’LAMU MAA YUSIRRUNA WA MAA YU’LINUN, kalau kita-kita kan nggak seperti itu. Nah...., sekarang ini ada sebagian umat yang merasa menjadi wakil tuhan, terus mengkafirkan sana-sini ”.   Ustadz: Ya, benar itu..., mantab itu.... Santri: Penceramah itu juga bilang. “ Atheis adalah menganulir tuhan, meniadakan tuhan, berarti kalau di dalam aktifitas, kita tidak menyertakan Allah di dalamnya, maka saat itu pun kita atheis, Jadi setiap hari kita itu bisa mak bedunduk Islam, mak bedunduk atheis ”. Bagaimana itu Ustadz?....

Mereka Memang Keblinger, Aneh.

Gambar
Indonesia adalah Negara yang besar, kuantitas pemeluk islamnya juga besar, bahkan terbesar di dunia, ada organisasi paling besar se-dunia pula di sana, organisasi yang selalu menjunjung tinggi keragaman, organisasi yang selalu berfikir matang dulu sebelum bertindak sampai kadang terlena hingga tidak ada tindakan. Di Indonesia seringkali terjadi hal-hal yang sulit dicerna nalar (baca; aneh), mungkin karena Indonesia dipenuhi manusia-manusia aneh. Yach… memang keanehan itu sengaja diciptakan oleh Allah agar jadi i’tibar (tulodo) bagi manusia yang cerdas untuk merawat jiwa ulul albabnya. Bagaimana tidak aneh???. Ada non muslim masuk kedalam masjid ramai. eee... mbok ya di doakan saja yang bagus, mudah-mudahan non muslim itu bisa masuk Islam dengan berkahnya masjid. Ada gambar mirip peso cukur di uang saja sudah ramai, kebangkitan inilah… itulah… eee ya mbok di konfirmasi dulu sama yang membuat. Ini lagi, ada masjid yang bentuk bangunannya mirip salib, ramai lagi. eee… sekali lagi ya mbo...