Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2023

Wajarlah dalam Membenci dan Mencintai

Gambar
Benci adalah suatu keadaan perasaan yang menggambarkan ketidak sukaan, permusuhan, atau antipati. Gara-garanya bisa jadi karena iri, dengki, tidak cocok, sehingga membuat sakit hati. Wajar jika seseorang pernah merasakan kebencian. tetapi jika rasa itu berkepanjangan atau hidupnya hanya berisikan kebencian, ini yang tidak wajar, butuh obat penyembuh benci. Rasa benci datang karena nafsu, nafsu biasanya hanya berdampak merugikan. Kalau mau berfikir wajar dan positif, justru kebencian hanya akan melukai diri sendiri, semakin membenci semakin menyakiti diri sendiri, kebencian dapat menutup kebahagiaan, atau paling tidak akan membatasi gerak aktifitas dan merenggut good mood. Apalagi jika kebencian itu berlebihan, ini akan menyesatkan akal pikiran dan sangat mungkin memicu timbulnya gangguan jiwa yang pada akhirnya bisa menjadikan psikosomatik, yaitu penyakit fisik yang disebabkan oleh mental yang tidak sehat. Begitupun dalam mencintai seseorang, sewajarnya saja, karena...

Kita Para Penyulam

Gambar
Merah Putih…, Merah Putihku. Ada yang demi kekuasaan telah mengotori kegagahan dan kesucianmu. Ada yang dengan sembunyi-sembunyi ingin mengoyakmu. Ada yang dengan dalih bangsa ingin merobekmu . Ada yang dengan dalih agama ingin mencerai-beraikan keutuhan warnamu. Bahkan karna keragaman para penyulammu, mereka mengutukmu sebagai thoghut, berhala. Mencoba menjamah dan menggantimu dengan bendera khilafah. Keragaman para penyulammu, warna warnimu adalah musuh bagi mereka. Kehangatan kemajemukanmu telah membuat muka mereka memerah. Usahlah kau meradang. Usahlah kau mengerang. Masih ada aku, dia, kita yang siap membersihkanmu dari limbah-limbah keserakahan. Masih ada aku, dia, kita yang siap menyulammu. Masih ada aku, dia, kita yang siap menjagamu dari jamahan para pengasong khilafah. Teruslah melambai meski angin tak menerpamu. Teruslah berkibar agar debu-debu itu menghambur tak tentu. Teruslah menjadi dirimu meski warna-warna lain mengejekmu. Jangan berkecil hati hanya karena kenorakan mim...

Kesaksian Ulama Mesir Syeikh Yusri tentang Kewalian Mbah Maimun Zubair

Gambar
Hari itu adalah Sabtu akhir bulan Oktober 2018. Sehari sebelum saya take off pulang ke Tanah Air. Seperti biasa setiap Sabtu pagi jadwal Syeikh Yusri adalah pengajian kitab Shohih Bukhari di Masjid Imam Dardiri. Karena mau pulang atau istilahnya boyongan, pada hari itu saya memberanikan untuk matur dan meminta barokah doa supaya diberi kelancaran dalam perjalanan dan kemanfaatan dalam proses belajar saya di bumi kinanah. Terutama di Masjid Al Azhar dan Universitas Al Azhar. Kemudian Beliau berpesan untuk selalu mengikuti pelajaran beliau. Karena pengajian beliau dapat diakses meskipun dengan jarak jauh melalui fanspage beliau. Dan beliau juga berpesan jangan banyak tidur. Lalu tibalah saat musofahah dan foto-foto. Dan setelah berfoto saya matur bahwa saya adalah murid dari Kiai Haji Maimun Zubair. Beliau pun agak terkaget dan sontak dawuhan: “متأكد؟ ماشاء الله. الشيخ ميمون ولي من أولياء الله. كان عمره أكتر من تسعين سنة في أندونيسيا . سلم سلامي عليه”  “Masya Allah, engkau sungguh mu...