-->

Tradisi Minum Susu Putih Di Awal Tahun Hijriyah


Air susu adalah anugerah yang telah dipersiapkan oleh Allah Swt untuk Umat Rasulullah Saw. Sebagaimana firman Allah SWT, “Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian darinya kamu makan, (QS. Al Mu'minun : 21)

Minum susu putih di malam 1 Muharram adalah sebuah tradisi yang sudah puluhan tahun dilakukan oleh masyarakat Tapin, Banjar Masin. Tujuannya adalah tafaulan atau mengharap dari Allah agar sepanjang tahun yang akan dilaluinya menjadi tahun yang putih, bersih dan manis penuh dengan manfaat dan kebaikan, supaya selama perjalanan setahun kedepan, hidupnya menjadi putih bersih dan manis dalam kesehatan, kesejahteraan dan dalam segala urusan terlebih dalam ketakwaan kepada Allah.

Hendaknya berdoa saat meminum air susu sebagaimana doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam sebuah hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَطْعَمَهُ اللَّهُ الطَّعَامَ فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَأَطْعِمْنَا خَيْرًا مِنْهُ. وَمَنْ سَقَاهُ اللَّهُ لَبَنًا فَلْيَقُلِ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيهِ وَزِدْنَا مِنْهُ

“Barang siapa makan maka hendaknya ia berdoa: “Ya Allah, berkahilah kami padanya dan berilah kami makan yang lebih baik darinya. Dan barang siapa minum air susu maka hendaknya ia berdoa: “Ya Allah, berkahilah kami padanya dan tambahkanlah darinya. (HR. Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi).

Menurut banyak riwayat Abuya Sayyid Muhammad bin Alawy Al Maliki al-Makkiy juga telah membiasakan meminum air susu di awal bulan muharrom, tepatnya sejak malam 1 Muharrom sampai sebelum Shubuh. Bahkan beliau juga membagi-bagikan air susu kepada santri-santrinya.

0 Response to "Tradisi Minum Susu Putih Di Awal Tahun Hijriyah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Author Details